عرض الترجمات الإندونيسية

قَضِيَّةُ عَيْنٍ

Indonesia Kasus personal

الحَادِثَةُ وَالنَّازِلَةُ التي يَخْتَصُّ حُكْمُهَا بِشَخْصٍ مُعَيَّنٍ دُونَ غَيْرِهِ.

Indonesia Kasus personal adalah peristiwa dan kejadian yang hukumnya berlaku khusus pada orang tertentu dan tidak mencakup selain dirinya.

قَضِيَّةُ العَيْنِ، وَتُسَمَّى أَيْضًا: حِكَايَةُ عَيْنٍ أَوْ وَاقِعَةُ عَيْنٍ، عِبَارَةٌ عَنْ حُكْمٍ شَرْعِي يَتَعَلَّقُ بِشَخْصٍ مَخْصوصٍ فِي الوَاقِعَةِ التِي وَقَعَتْ لِأَجْلِهِ، فَلَا تَشْمَلُ فِي حُكْمِهَا غَيْرَهُ، وَلَا يَلْحَقُ أَحَدٌ بِذَلِكَ الشَّخْصُ. وَضَوَابِطُ الحُكْمِ عَلَى خَبَرٍ بِكَوْنِهِ قَضِيَّةُ عَيْنٍ: الأَوَّلُ: التَّنْصِيصُ عَلَى الخُصُوصِيَّةِ وَالتَّصْرِيحُ بِهَا، كَحَدِيثِ البَرَاءِ فِي الأُضْحِيَّةِ بِالجَذَعِ مِنَ المَعْزِ. الثَّانِي: التَّصْرِيحُ بِاسْمِ مَنْ يَخْتَصُّ بِهِ الحُكْمُ. الثَّالِثُ: التَّصْرِيحُ بِنَفْيِ الحُكْمِ عَمَّا سِوَى المُعَيَّنِ.

Indonesia Qaḍiyyah al-'Ain, juga dinamakan Ḥikāyatu 'Ain atau Wāqi'ah 'Ain adalah istilah hukum syariat yang berkaitan dengan orang tertentu dalam sebuah peristiwa yang hanya terjadi pada dirinya. Dengan demikian hukumnya tidak mencakup orang lain dan tidak seorang pun berhak untuk disamakan hukumnya dengan orang itu. Kriteria penetapan hukum terhadap satu peristiwa yang termasuk kategori kasus personal adalah: 1. Adanya nas yang menunjukkan kekhususan peristiwa dan terdapat pernyataan yang jelas akan hal tersebut, seperti hadis Al-Barā` mengenai hukum berkurban dengan kambing yang telah genap berumur 2 tahun. 2. Adanya pernyataan yang jelas mengenai nama orang yang dikhususkan hukumnya. 3. Adanya pernyataan yang jelas mengenai tidak berlakunya hukum tersebut pada selain orang yang telah ditentukan.

يَرِدُ مُصْطَلَحُ (قَضِيَّةِ عَيْنٍ) كَثِيراً فِي إِطْلَاقَاتِ الفُقَهاَءِ وَالأُصُولِيِّينَ عِنْدَ بَحْثِهِمْ فِي أَدِلَّةِ الشَّرْعِ، وَفِي بَابِ الجَدَلِ عِنْدَ الكَلَامِ عَلَى الأَحَادِيثِ وَالآثَارِ التِّي يَحْتَجُّ بِهَا الخَصْمُ لِمَذْهَبِهِ.

شرح مختصر الروضة : (509/2) - الموافقات : (631/3) - االاحكام الخاصة في السنة النبوية : (ص4) - البحر المحيط في أصول الفقه : (333/3) -